Menggoda Anak Tiriku yang Perawan, Ibunya Tak Boleh Tahu Rahasia Mesum Ini

Kalau kamu gak ada acara temenin aku ya.” pintanya lagi.“Aseekkk… Makasih, ya Nin, aku bisa.” seruku girang.Saat sedang enak-enaknya ngobrol dengan Nina sembari menikmati secangkir kopi, aku dikagetkan oleh seorang cewek yang tiba-tiba duduk di sebelahku.“Bram, ya ampun kamu itu ditungguin dari tadi juga di parkiran.” serunya tiba-tiba.“Kan hari ini kita ada tugas kelompok.” cerocosnya lagi.“Haahhhh… Tugas kelompok?” tanyaku polos. “Ahhh bodoh amat yang penting keluar.”Kukocok penisku lebih cepat. Bokep sub Assalamualaikum.” ujarnya berpamitan.“Waalaikum salam, hati-hati di jalan, Bram.”“Ya ampun tuh anak manis banget sih sikapnya.” gumamku dalam hati.Aku menatap lekat punggungnya saat ia berjalan menjauhiku. Mau si Mbok panggilin?”“Gak usah Mbok, makasih.”“Itu ibu, Mbak.”“Eh cantik…” ucap Bunda Bram.“Assalamualikum, Bunda.” ujarku memberi salam sambil menyalim tangan Bunda Bram.“Waalaikumsalam sayang, muuuaacchh….” Bunda mencium keningku dan

Menggoda Anak Tiriku yang Perawan, Ibunya Tak Boleh Tahu Rahasia Mesum Ini