Dada kecil, mata biru nakal! Aku tinggalin kencanku buat ngewein adik tiri.
Saat itu terasa sangat panas, ku buka baju kaos ku dan tinggal memakai celana basket yg sejak tadi ku pakai. “sorry yah tadi gue nggak sempet masak, kita delivery aja yah” sambungnya. Bokep HD Gimana?” balas Putri. Tanpa berkata aku pun pergi meninggalkannya, seperti masih belum menerima keadaan ini. “apa lagi yg masih perawan?” tanyaku menggodanya
“ya semuanya lah…” jawab Putri sambil menarik bibirku. Sedih sekali melihatnya seperti
itu, kulihat darah membekas di batang k0ntolku. Hingga matahari mulai terbit, kuputuskan untuk keluar dari kamar ku untuk membuat secangkir kopi di dapur. Yg anehnya lagi, hingga kedua orang tua kami pulang Putri tetap menggandeng tanganku, seakan tdk ingin dilepaskannya.


