Tanteku Suka Kontol Mungil
Kunyalakan sebatang rokok sambil menuju tempat bapak yang sedang membetulkan mobilnya. Hehehe atau wkwkw.Teringat aku akan istriku, walau tidak kalah cantik, tetapi jiwa Don Juan-ku memang selalu bergolak ketika melihat jidat licin seperti wanita tadi. Bokep Korea Seorang bapak tua berusia sekitar lima puluh tahunan menyapaku ramah.“Selamat datang pak, silahkan silahkan.”Aku tersenyum dan mengangguk takjim menanggapi sapaan bapak tua itu. Baru teringat, ternyata sejak siang tadi, belum ada sedikitpun asupan makanan yang menghampiri sistem pencernaanku.Mata langsung menelisik ke kiri dan kanan jalan, mencari sekiranya masih ada warung atau rumah makan yang masih buka.Tak berapa lama, tak jauh di depan kudapati sebuah warung makan yang masih terang benderang. Sebuah kombinasi simfoni yang menentramkan jiwa.Sekilas kulirik Jam digital di dashboard mobil, sudah menunjukkan pukul 21.30 WIB.



